KUTAI BARAT – Semangat anak muda Kabupaten Kutai Barat untuk menyalurkan kemampuan di dunia olahraga bela diri kembali mendapat panggung. Salah satunya Nando, pemuda asal Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai, yang berhasil lolos dalam ajang Fighter Kubar Combat Championship 2026.
Perjalanan Nando tidak mudah. Dari sekitar 70 peserta yang mengikuti proses audisi, hanya 30 fighter yang dinyatakan terpilih untuk tampil dalam 15 pertandingan pada ajang tersebut.
Keberhasilan tersebut menjadi pengalaman penting bagi Nando. Baginya, ajang Fighter Kubar Combat Championship bukan sekadar pertandingan untuk menunjukkan kemampuan bertarung, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda yang memiliki bakat di bidang olahraga bela diri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nando menilai, keberadaan kompetisi yang digelar secara terarah dapat menjadi salah satu cara untuk mengalihkan potensi para petarung jalanan ke jalur yang lebih profesional, teratur dan aman.
«“Pendapat saya tentang audisi Fighter Kubar Combat Championship ini, yang saya rasakan yaitu dapat menjadi sarana untuk mengalihkan potensi petarung-petarung jalanan ke ajang profesional yang teratur dan aman,” ujar Nando.»
Menurutnya, ajang seperti ini juga memberikan kesempatan bagi para atlet muda di Kutai Barat untuk mengembangkan kemampuan mereka. Tidak hanya bertanding, para fighter juga dapat belajar mengenai kedisiplinan, sportivitas serta bagaimana menyalurkan kemampuan bela diri secara positif.
Nando berharap semakin banyak atlet muda Kutai Barat yang mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan potensi mereka melalui kompetisi resmi.
“Selain itu juga dapat membuka peluang bagi atlet-atlet muda Kutai Barat dengan dukungan PERBATI Kaltim dan juga AOKI Kubar,” katanya.
Lolosnya Nando dari Kampung Muhur menjadi bukti bahwa bakat olahraga tidak hanya berasal dari perkotaan. Dari kampung pun dapat lahir atlet yang memiliki keberanian dan kemampuan untuk bersaing di arena yang lebih profesional.
Dengan adanya pembinaan dan kompetisi yang berkelanjutan, ajang seperti Fighter Kubar Combat Championship diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda Kutai Barat untuk mengembangkan bakat sekaligus menghindarkan kemampuan bertarung dari hal-hal yang merugikan.
Bagi Nando, kesempatan tersebut bukan hanya tentang memenangkan pertandingan, tetapi juga tentang membuktikan bahwa kemampuan bertarung dapat diarahkan menjadi prestasi ketika diberikan ruang.
Reporter: MM












