Klarifikasi KTT PT MBL, Wesly: Penanganan Insiden dan Komitmen Penguatan K3 Dan Pastikan Hak-hak Korban Terpenuhi

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kutai Barat, Tribunone.com – Kecelakaan kerja fatal terjadi di area operasional PT Manoor Bulatn Lestari (MBL) pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 17.20 WITA. Insiden di jalur angkut batubara Kilometer 35 tersebut melibatkan dua unit dump truck (DT), ketika kendaraan milik kontraktor yang mengangkut Batu Bara milik PT MBL, namun naasnya, sang sopir dan penumpang menabrak bagian belakang DT di depannya. Peristiwa ini mengakibatkan dua pekerja meninggal dunia.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT MBL, Wesly Siregar, menyampaikan klarifikasi resmi terkait kronologi awal kejadian serta langkah penanganan yang dilakukan perusahaan. Ia menjelaskan bahwa sesaat setelah insiden terjadi, tim di lapangan segera melakukan evakuasi terhadap korban.

“Kedua korban langsung kami evakuasi menggunakan ambulans menuju Klinik Kampung Lambing di Kecamatan Muara Lawa sekitar pukul 18.15 WITA untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, upaya yang dilakukan belum dapat menyelamatkan nyawa keduanya,” jelas Wesly kepada media ini, Minggu (29/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wesly menegaskan bahwa perusahaan menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut.

“Atas nama manajemen dan seluruh karyawan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Ini adalah musibah yang sangat kami sesalkan,” ujarnya.

Menurutnya, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tetap menjadi prioritas utama perusahaan. Insiden ini dipastikan menjadi perhatian serius untuk dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sistem operasional.

“Keselamatan kerja adalah komitmen utama kami. Setiap insiden, terlebih yang berdampak fatal, akan kami jadikan bahan evaluasi menyeluruh agar tidak terulang di masa mendatang,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, perusahaan segera mengamankan lokasi kejadian serta menghentikan sementara aktivitas operasional dari PIT menuju pelabuhan guna mendukung proses investigasi. PT MBL juga telah melaporkan insiden tersebut kepada Kepala Inspektur Tambang serta berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam rangka perbaikan ke depan, perusahaan akan melakukan investigasi komprehensif untuk mengidentifikasi penyebab pasti kecelakaan. Evaluasi sistem K3 akan diperkuat melalui peninjauan standar operasional prosedur (SOP), peningkatan pengawasan lapangan, serta penguatan manajemen risiko pada aktivitas berisiko tinggi.

“Kami akan meningkatkan kualitas pelatihan keselamatan kerja bagi seluruh pekerja, memperkuat Emergency Response Team, serta memastikan seluruh prosedur dijalankan secara disiplin di lapangan,” ungkapnya.

Terkait tanggung jawab perusahaan, Wesly memastikan bahwa PT MBL berkomitmen memenuhi seluruh hak korban sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami memastikan santunan bagi keluarga korban akan diberikan, termasuk pemenuhan hak-hak normatif pekerja. Perusahaan juga menanggung biaya pemulangan hingga proses pemakaman,” katanya.

Ia menambahkan, perusahaan akan terus mendampingi keluarga korban dalam setiap proses yang diperlukan.

“Kami berkomitmen untuk hadir dan mendampingi keluarga korban, memastikan seluruh hak mereka terpenuhi secara layak dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Wesly menegaskan bahwa kejadian ini akan menjadi pelajaran penting bagi perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan kerja.

“Kami menyesalkan kejadian ini dan akan meningkatkan sosialisasi SOP, memperketat pengawasan, serta memperkuat implementasi standar keselamatan di seluruh lini operasional,” pungkasnya.

Reporter: Rb

 

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi, Kapolres Kubar Gelar Safari Subuh di Masjid Al-Muttaqin Melak
Agus Fransisco Pimpin DPC LPADKT Kutai Barat, Fokus Perjuangkan Bantuan Hukum bagi Masyarakat
DPUPR Kutai Barat Luruskan Isu Anggaran Pembangunan Sarana Polres: Bukan Uang Tunai, Melainkan Aset Daerah
Perkara Warga Kampung Penawang Berlanjut, Kuasa Hukum Soroti Upaya Damai dan Hak Masyarakat Adat
Tak Terbukti Sengaja Kuasai Senjata Api Rakitan, Tim Advokat: Terimakasih Majelis Hakim, Jonli Divonis Bebas Pengadilan Negeri Kutai Barat
Polres Kutai Barat dan Insan Pers Perkuat Sinergi, Kapolres Haris Kurniawan Dapat Ucapan HUT ke-41
Nando Kampung Muhur Lolos Kubar Combat Championship 2026, Siap Buktikan Mental Petarung di Arena Profesional
Dugaan Pencemaran CPO PT Kruing di Sungai Mahakam: Ikan Keramba Mati Mendadak DLH Tunggu Uji Lab Samarinda
Berita ini 18 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:52

Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi, Kapolres Kubar Gelar Safari Subuh di Masjid Al-Muttaqin Melak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:46

Agus Fransisco Pimpin DPC LPADKT Kutai Barat, Fokus Perjuangkan Bantuan Hukum bagi Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 03:31

DPUPR Kutai Barat Luruskan Isu Anggaran Pembangunan Sarana Polres: Bukan Uang Tunai, Melainkan Aset Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:33

Perkara Warga Kampung Penawang Berlanjut, Kuasa Hukum Soroti Upaya Damai dan Hak Masyarakat Adat

Minggu, 27 September 2026 - 02:01

Tak Terbukti Sengaja Kuasai Senjata Api Rakitan, Tim Advokat: Terimakasih Majelis Hakim, Jonli Divonis Bebas Pengadilan Negeri Kutai Barat

Berita Terbaru

⚠️ Lisensi Nomina Theme tidak aktif.