Bakamla RI Lakukan Aksi Cepat Evakuasi Penumpang KMP Barcelona 5 yang Terbakar di Perairan Pulau Talise

- Penulis

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona 5 mengangkut ratusan penumpang dan 15 Anak Buah Kapal (ABK) saat bertolak dari Pelabuhan Melonguane, Kepulauan Talaud menuju Manado. Dalam perjalanan, kapal sempat berlindung di Pelabuhan Lirung akibat cuaca buruk dan melanjutkan pelayaran pada pukul 01.00 Wita. Namun nahas, sekitar pukul 14.00 Wita, saat memasuki perairan Pulau Talise, kapal mengalami kebakaran hebat di bagian buritan, memicu kepanikan di antara para penumpang.

Keterangan Foto: Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona 5 mengangkut ratusan penumpang dan 15 Anak Buah Kapal (ABK) saat bertolak dari Pelabuhan Melonguane, Kepulauan Talaud menuju Manado. Dalam perjalanan, kapal sempat berlindung di Pelabuhan Lirung akibat cuaca buruk dan melanjutkan pelayaran pada pukul 01.00 Wita. Namun nahas, sekitar pukul 14.00 Wita, saat memasuki perairan Pulau Talise, kapal mengalami kebakaran hebat di bagian buritan, memicu kepanikan di antara para penumpang.

TRIBUNONE.COM, MANADO – Aksi cepat tanggap dilakukan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dalam insiden kebakaran kapal penumpang KMP Barcelona 5 di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, pada Minggu (20/7/2025).

Melalui unsur KN Gajah Laut-404 dan HSC 32-03, Bakamla RI langsung bergerak cepat membantu proses evakuasi ratusan penumpang yang tengah menghadapi situasi darurat di tengah laut. Kapal diketahui membawa ratusan penumpang dan 15 Anak Buah Kapal (ABK), berlayar dari Pelabuhan Melonguane (Kepulauan Talaud) menuju Manado.

Dalam pelayaran, kapal sempat berlindung di Pelabuhan Lirung karena cuaca buruk, dan melanjutkan perjalanan pada pukul 01.00 WITA. Namun sekitar pukul 14.00 WITA, saat memasuki perairan Pulau Talise, bagian buritan kapal dilaporkan mengalami kebakaran hebat yang memicu kepanikan massal di antara para penumpang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah penumpang langsung terjun ke laut menggunakan life jacket, sementara nelayan setempat turut serta dalam proses penyelamatan dengan mengevakuasi korban ke Pulau Talise dan Pulau Gangga.

Menanggapi laporan darurat tersebut, KN Gajah Laut-404 yang dikomandani Letkol Bakamla Agus Tri Haryanto, S.T., M.H., bersama unsur HSC 32-03 Zona Tengah Manado, segera diberangkatkan dari Pangkalan Serei, Likupang Barat. Unsur Bakamla RI juga bergabung dengan tim penyelamat dari Basarnas, Satpolair, PSDKP Bitung, serta instansi terkait lainnya.

Baca Juga:  Lima Gubernur Terkaya di Indonesia, Sherly Tjoanda Tempati Puncak dengan Harta Rp709 Miliar

Hingga laporan ini diterbitkan, 5 orang dinyatakan meninggal dunia, dua di antaranya belum berhasil diidentifikasi. Sementara itu, 284 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, termasuk tiga pasien rujukan medis dari RS Mala Kepulauan Talaud yang berada di atas kapal saat kejadian:

  • Tn. Hugu Majuntu (epilepsi, post-stroke)
  • Ny. Betrivia Malimbulun (hamil 37–38 minggu, dengan komplikasi)
  • Tn. Daniel Lena (serangan jantung inferior/STEMI)

Korban luka-luka telah dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RSUD Walanda Maramis, RSUP Prof. Kandou Malalayang, dan RSUD ODSK. Beberapa korban lainnya dirawat sementara di Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang Barat. Para penumpang yang selamat berasal dari berbagai wilayah, termasuk Lirung, Beo, Kabaruan, Melonguane, dan sekitarnya.

Kepala Zona Bakamla Tengah, Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP., menyampaikan komitmen penuh Bakamla RI dalam mendukung upaya penanganan darurat laut.

“Kami turut berduka cita atas korban yang meninggal dunia. Tim Bakamla RI akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan keselamatan seluruh penumpang dan mendukung penuh” tutupnya. (*)

 

Facebook Comments Box

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Pemanenan Sawit Tanpa Izin Tetap Bisa Dipidana Meski di Luar HGU Perusahaan
Budi Permanto Ditangkap Senin oleh Kejari Kubar, Sehari Kemudian Bebas dari Lapas Tenggarong Usai Bayar Denda Konversi Pidana
Siswa SMP Integral Hidayatullah Melak Raih Prestasi Tahfiz hingga 13 Juz dan Akademik Terbaik
DPC PWRI Soroti Absennya Zebra Cross di Depan Mako Polres Kubar, Johan: Itu Hak Dasar Pejalan Kaki, Kapolres Harus Turun Tangan
Diduga Langgar HGU dan Rusak Lingkungan, Perusahaan Sawit PT ARI ‘Kebal Hukum’ Abet Nego Lapor ke DPR RI Warga Ancam Rebut Lahan!
Tak Mau Lagi Diam! Ahli Waris Tantang PT KAL: Kembalikan Tanah atau Kami Ambil Paksa
Klarifikasi KTT PT MBL, Wesly: Penanganan Insiden dan Komitmen Penguatan K3 Dan Pastikan Hak-hak Korban Terpenuhi
Dua Tewas di Jalur Tambang PT MBL, K3 Dipertanyakan: Kelalaian atau Pembiaran?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:40

Pemanenan Sawit Tanpa Izin Tetap Bisa Dipidana Meski di Luar HGU Perusahaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:25

Budi Permanto Ditangkap Senin oleh Kejari Kubar, Sehari Kemudian Bebas dari Lapas Tenggarong Usai Bayar Denda Konversi Pidana

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:21

Siswa SMP Integral Hidayatullah Melak Raih Prestasi Tahfiz hingga 13 Juz dan Akademik Terbaik

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:14

DPC PWRI Soroti Absennya Zebra Cross di Depan Mako Polres Kubar, Johan: Itu Hak Dasar Pejalan Kaki, Kapolres Harus Turun Tangan

Senin, 4 Mei 2026 - 04:14

Diduga Langgar HGU dan Rusak Lingkungan, Perusahaan Sawit PT ARI ‘Kebal Hukum’ Abet Nego Lapor ke DPR RI Warga Ancam Rebut Lahan!

Berita Terbaru